SURYAMALANG.COM, MALANG - Dua hari berturut-turut, tiga desa di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang diterjang angin ncang. Akibatnya, beberapa rumah mengalami kerusakan.
Bencana angin kencang terjadi sejak kemarin Senin (3/2/2025).
Terdapat dua desa yang dilanda angin kencang. Di antaranya ada di Dusun Sumberpang, Desa Sumbersuko dan di Dusun Jengglong, Desa Sukodadadi.
Kemudian hari ini, Selasa (4/2/2025) terjadi di Dusun Jemunang, Desa Pandanrejo.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan angin kencang mengakibatkan kerusakan di beberapa rumah.
"Kejadian angin kencang dari kemarin, hari ini juga ada. Dampaknya ke beberapa rumah warga, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Sadono ketika dikonfirmasi.
Sadono menjelaskan, di RT 19/RW 05 Dusun Sumberpang, Desa Sumbersuko kejadiannya terjadi sekira pukul 14.21 WIB.
Dampaknya satu rumah mengalami rusak sedang dan lima rumah rusak ringan.
"Satu rumah rusak sedang milik Ibu Ristutik. Lima rumah rusak ringan milik Ibu Marni, Slamet Hariadi, Munir, Patlawi, Suparno. Kerugiannya emnci Rp 17 juta," ujarnya.
Sementara itu di RT 22/RW 07 Dusun Jengglong, Desa Sukodadi, satu rumah warga mengalami rusak sedang, Dengan kerugian atas kejadian ini mencapai Rp 7 juta.
Sedangkan di RT 09/RW 2 Dusun Jemunang, Desa Pandanrejo, angin kencang menyapu dua rumah warga. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 15 juta
"Rata-rata kerusakannya terjadi pada atap rumah, karena anginnya cukup kencang," bebernya.
Atas kejadian ini, pihak BPBD Kabupaten Malang sudah melakukan assessment ke lokasi kejadian. Beberapa rumah warga yang terdampak sudah ditangani.
Kebutuhan yang dibutuhkan oleh warga terdampak saat ini di antaranya sembako dan terpaulin.(isn)
No comments: