Pelaku Pembunuhan di Sukomanunggal Keok Kurang dari 24 Jam, Ngaku Emosi Perkara Pinjol


 Surabaya (beritajatim.com) – Tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Sukomanunggal mengamankan pelaku pembunuhan satpam ruko Darmo Permai, Senin (11/5/2026) malam. Pelaku merupakan rekan kerja korban di tempat yang sama berinisial OA (28).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan korban dan pelaku merupakan petugas keamanan di tempat yang sama. Dari keterangan pelaku, pembunuhan itu dimulai dari cekcok masalah pertanggungjawaban membayar utang pinjaman online (pinjol).

“Pelaku meminjam uang pinjol dan uangnya dipakai bersama. Muncul konflik antar keduanya untuk membahas siapa yang harus membayar. Karena pakai akun korban, korban lantas menagih dan pelaku tersinggung dengan pembahasan itu,” kata Edy.

Karena tersinggung, pelaku lantas mengambil sebilah pisau dan langsung menyerang korban. Pelaku menusuk korban secara membabi buta. Petugas autopsi menemukan ada 6 luka tusuk di tubuh korban Deky.

“Luka tusukan di leher, dada, perut, punggung, lengan dan siku kiri,” jelasnya.

Edy menjelaskan saat olah TKP pihaknya menemukan sepeda motor korban dan dompet yang isinya masih lengkap. Namun, polisi tidak bisa menemukan ponsel korban di lokasi.

“Dari temuan olah TKP dan keterangan saksi kita bisa tangkap pelaku OA kurang dari 24 jam,” tegasnya.

Edy memastikan tidak ada pelaku lain dalam pembunuhan ini. Dari kasus ini polisi menyita sebilah pisau, tiga ponsel, sepeda motor, seragam satpam dan hoodie hitam.

Diketahui sebelumnya, Satpam ruko di kawasan Darmo Permai, Surabaya berinisial D (34) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam pos jaga yang terletak di Jalan Sukomanunggal Jaya, Senin (11/5/2026).

Informasi yang diterima beritajatim dari internal kepolisian, D tewas karena dibunuh oleh rekan kerja sesama satpam. Korban yang dikenal rajin beribadah itu tewas setelah ditusuk benda tajam lebih dari 3 kali.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol M Akhyar mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Ia masih merahasiakan pelaku aksi keji yang menghebohkan warga Sukomanunggal tersebut.

“Untuk pelaku sabar dulu ya masih penyelidikan,” kata Akhyar.

Akhyar menjelaskan jika D pertama kali ditemukan oleh rekan kerja berinisial SU yang hendak ganti shift. Ketika datang, saksi curiga karena lampu kompleks belum mati. Padahal sesuai SOP lampu harus mati pukul 5 pagi.

“Ketika dicari di mushola tidak ada. Lalu saksi ke pos jaga dan sudah menemukan korban tewas,” terang Akhyar. [ang/aje]






SUMBERhttps://beritajatim.com/pelaku-pembunuhan-di-sukomanunggal-keok-kurang-dari-24-jam-ngaku-emosi-perkara-pinjol

Pelaku Pembunuhan di Sukomanunggal Keok Kurang dari 24 Jam, Ngaku Emosi Perkara Pinjol Pelaku Pembunuhan di Sukomanunggal Keok Kurang dari 24 Jam, Ngaku Emosi Perkara Pinjol Reviewed by wongpasar grosir on May 13, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.