Pertumbuhan Ekonomi Magetan Lampaui Target, Kemiskinan dan Pengangguran Jadi Catatan

 

Magetan (Beritajatim.com) — Kinerja ekonomi Kabupaten Magetan pada 2025 mencatat capaian positif dengan pertumbuhan mencapai 5,41 persen, melampaui target 4,94 persen dan berada di atas rata-rata pertumbuhan Provinsi Jawa Timur sebesar 5,02 persen. Namun, capaian tersebut belum diikuti dengan perbaikan signifikan pada indikator kesejahteraan masyarakat, khususnya kemiskinan dan pengangguran.

Data menunjukkan, target penurunan angka kemiskinan sebesar 8,9 persen pada 2025 tidak tercapai. Realisasinya justru berada di angka 9,14 persen atau sekitar 58,38 ribu jiwa. Kondisi ini menjadi ironi di tengah pertumbuhan ekonomi yang tergolong tinggi.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) pembahasan LKPJ, Didik Haryono, menilai secara umum kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan di bidang perekonomian cukup baik. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebagai capaian yang istimewa.

“Jika dilihat dari pertumbuhan ekonomi, kinerja tahun 2025 sangat baik. Angkanya 5,4 persen, jauh di atas provinsi yang hanya 5,02 persen dan juga melampaui target 4,94 persen,” ujar Didik, Jumat (3/4/2026)

Meski demikian, ia menyoroti bahwa tingginya pertumbuhan ekonomi tersebut belum mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan. Hingga akhir 2025, jumlah warga miskin masih berada di kisaran 59 ribu jiwa atau 9,14 persen dari total penduduk.

“Targetnya angka kemiskinan bisa turun menjadi 8,9 persen atau sekitar 50 ribu jiwa. Faktanya masih di atas itu,” kata legislator Partai Golongan Karya itu.

Selain kemiskinan, indikator lain yang turut menjadi perhatian adalah tingkat pengangguran. Penurunan tingkat pengangguran pada 2025 tercatat sebesar 3,26 persen, namun capaian ini dinilai lebih rendah dibandingkan penurunan pada 2024 yang mencapai 3,28 persen.

Menurut Didik, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam membuka lapangan kerja.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini ternyata tidak diimbangi dengan penurunan pengangguran yang signifikan. Artinya, dampaknya ke masyarakat belum optimal,” jelasnya.

Pansus LKPJ DPRD Magetan, lanjut Didik, akan melakukan evaluasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengkaji faktor penyebab kondisi tersebut, baik dari sisi kebijakan maupun alokasi anggaran.

Pihaknya berharap, ke depan pertumbuhan ekonomi tidak hanya menjadi capaian angka, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.

“Harapannya pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat. Kemiskinan turun, pengangguran berkurang secara signifikan. Itu yang akan kami dalami dalam evaluasi LKPJ,” pungkasnya. [fiq/aje]








SUMBERhttps://beritajatim.com/pertumbuhan-ekonomi-magetan-lampaui-target-kemiskinan-dan-pengangguran-jadi-catatan

Pertumbuhan Ekonomi Magetan Lampaui Target, Kemiskinan dan Pengangguran Jadi Catatan Pertumbuhan Ekonomi Magetan Lampaui Target, Kemiskinan dan Pengangguran Jadi Catatan Reviewed by wongpasar grosir on April 04, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.