Gresik (beritajatim.com)- Polres Gresik berhasil mengungkap puluhan kasus kriminal dalam pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang berlangsung selama 12 hari. Operasi yang digelar sejak 25 Februari hingga 8 Maret 2026 tersebut menargetkan berbagai penyakit masyarakat yang meresahkan warga.
Kapolres Gresik, Ramadhan Nasution mengatakan, selama operasi berlangsung jajarannya berhasil mengungkap 78 kasus dengan total 85 tersangka yang kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Operasi ini merupakan upaya kami menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya dalam menjaga kesucian bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Operasi tersebut menyasar berbagai tindak kejahatan yang kerap meresahkan masyarakat, mulai dari premanisme, perjudian, peredaran narkotika, hingga minuman keras ilegal.
Dari pengungkapan kasus perjudian dan kejahatan umum, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 25 unit telepon seluler, uang tunai Rp2.888.000, satu bilah parang, serta akses ke empat akun situs judi online.
Selain itu, dalam penindakan terhadap peredaran bahan peledak ilegal, polisi juga berhasil menyita 2 kilogram serbuk petasan yang diduga akan diedarkan menjelang Bulan Ramadan.
Sementara dalam pengungkapan kasus narkotika, aparat mengamankan 12,732 gram sabu, 4,86 gram ganja, serta 3.211 butir pil koplo berlogo “LL”. Polisi juga menemukan sejumlah alat hisap seperti bong dan pipet kaca yang digunakan para pelaku.
Tak hanya itu, dalam operasi yang sama, polisi juga menertibkan peredaran minuman keras ilegal dengan menyita 462 botol arak dan 521 botol miras berbagai merek yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen pemberantasan penyakit masyarakat, ratusan botol miras hasil sitaan tersebut langsung dimusnahkan usai konferensi pers.
Pihak Polres Gresik menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum guna menjaga keamanan wilayah, terutama selama bulan Ramadan.
“Saya mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisia,” pungkas AKBP Ramadan Nasution. [dny/aje]
SUMBER : https://beritajatim.com/operasi-pekat-semeru-2026-78-kasus-terungkap-85-tersangka-diciduk-polisi
No comments: