Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya KH. Hasyim Asyari, Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Minggu (25/1/2026). Kecelakaan melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza yang menabrak tujuh sepeda motor dan satu unit mobil pikap. Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.
Kendaraan yang terlibat dalam insiden ini antara lain adalah Toyota Avanza dengan nomor polisi L-1537-E, yang menabrak sepeda motor Honda Supra X (Nopol: S-4517-OAZ), Honda Scoopy (Nopol: S-2909-OCQ), Honda PCX (belum diketahui TNKB), Honda Vario (Nopol: S-3180-YU dan S-6654-OCD), serta sebuah mobil pikap (Nopol: S-1132-HB), dan sepeda motor Honda Scoopy (Nopol: S-3209-OCI) serta Honda C70 tanpa TNKB.
Menurut informasi dari pihak kepolisian, dugaan sementara penyebab kecelakaan ini adalah pengemudi Avanza yang mengantuk saat mengemudi.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kejadian ini. Dugaan awal pengemudi mengantuk saat mengendarai mobil, dan kemudian mobil tersebut tergelincir ke kanan, menabrak beberapa sepeda motor dan pikap,” ungkap Kanit Gakkum Satlans Polres Jombang, Ipda Siswanto, Senin (26/1/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun dari dua orang saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Puspita Dewi dan Luluk, masing-masing berusia 30 tahun, kecelakaan itu terjadi begitu cepat dan tak terhindarkan.
Sementara Luluk, juga seorang karyawan swasta yang berasal dari Desa Balongbesuk, Diwek, menyaksikan bahwa mobil Avanza bergerak dengan cepat dari arah selatan sebelum menabrak sejumlah kendaraan yang ada di jalan.
Data korban yang terlibat dalam kecelakaan ini cukup memprihatinkan. Seorang pengendara sepeda motor Honda Vario (Nopol: S-3180-YU) yang diketahui bernama Muhammad Lukman Saifudin, seorang karyawan swasta asal Desa Candimulyo, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, korban lainnya, seperti Elmi Dwi Jayanti, Ahmad Zahir Rifki, Erfioda Gristi, dan Budi Harto, mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di RSUD Kabupaten Jombang.
Kecelakaan ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian, dan Ipda Siswanto menghimbau agar para pengemudi tetap waspada dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk atau lelah.
“Kita akan terus menyelidiki kejadian ini dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Kami juga mengingatkan pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara,” tegasnya. [suf]
SUMBER : https://beritajatim.com/kecelakaan-maut-di-jombang-avanza-tabrak-7-motor-dan-pikap-1-orang-tewas
No comments: