SURYAMALANG.COM, MALANG - Bupati Malang HM Sanusi MM ikut angkat bicara terkait adanya dugaan fenomena bocah TK disunat jin.
Sanusi meminta Kondisi Narendra Dwi Lutfianto, bocah 6 tahun, yang tinggal di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo yang disebut disunat jin diawasi.
Sanusi memerintahkan pihak kecamatan dan Puskemas setempat, untuk memantau dan mengontrol kondisi bocah TK itu, Selasa (25/3/2025) siang,
"Iya, kami diperintah pak Sekda (Nurman Ramdansyah, Pj Sekda) untuk selalu memantaunya," tutur Nico Dacosta, Camat Tirtoyudo, Selasa (25/3/2025).
Siang itu, tim dari kecamatan setempat dan tim Nakes (tenaga kesehatan) dari Puskemas mendatangi rumah orang tua Narendra, yakni Ludi Hermanto dengan Ny Evi Welas Asih.
"Anaknya sehat, bahkan saat tim Nakes datang, Narendra sedang bermain. Hasil pemeriksaan tim Nakes, dia sehat dan kondisi 'itu-nya' normal atau tak ada sesuatu yang aneh alias seperti sunat normal," papar Nico, yang mengaku tak bisa menjelaskan fenomena sunat yang dialami Narendra itu.
Selasa (25/3/2025) siang itu, rumah Narendra, yang sangat sederhana bahkan jauh dari layak itu, masih berjubel tamu.
Memang, di antara rumah warga yang ada di kampung itu, rumah dia itu bisa dibilang yang paling kecil.
Yakni, cuma berukuran 6x10 m2 dengan lantai yang baru dirabat.
Dinding rumahnya pun, ada yang pakai batako juga sebagian kayu papan.
"Ya, kondisinya sangat kasihan. Bapaknya itu, cuma petani. Rumahnya saja belum berlantai, atau masih diplester dan cukup sederhana atau kecil," tutur Hendik Arso, Kades Pujiharjo, yang mengaku kalau Narendra itu adalah keponakannya.
Dr Bobby Prabowo, Plt Direktur RSUD Kanjuruhan, ditanya soal itu, ketawa dan mengaku tak bisa komentar. Namun, ia mempersikahkan orangtua Narendra untuk datang ke RSUD Kanjuruhan jika ingin diperiksa.
"Datang saja ke sini, saya ya nggak bisa komentar. Sepintas, saat saya melihat videonya, dia sudah sunat seperti proses medis," pungkasnya.(fiq)
No comments: