Pohon Jati di Gunung Geger Kabupaten Malang Ambruk Bikin Jalan ke Arah Wisata Pantai Tersendat


 SURYAMALANG.COM, MALANG - Hujan deras seharian Selasa (14/01/2025) kemarin, hingga baru reda menjelang dini hari, Rabu (15/01/2025) pukul 03.00 WIB, kembali membuat Gunung Geger, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang longsor.

Akibatnya, jalan satu-satunya yang menuju ke Pantai Malang Selatan, tersendat hingga pagi itu.

Penyebabnya, ada tanah longsor di dua titik yang berdekatan dan dua pohon ambruk, yakni pohon Jati dan Sengon.

Celakanya, pohon Jati sebesar rangkulan dua orang dewasa itu ambruk dari tebing Gunung Geger, dan melintang ke jalan, hingga akhirnya menutup akses jalan dari dua arah.

Yakni dari arah Selatan atau Kecamatan Pagak dan arah sebaliknya, dari Kecamatan Kepanjen.

"Itu terjadi malam hari atau sekitar pukul 20.00 WIB, bersamaan hujan deras mengguyur wilayah itu. Kalau hujannya sampai dini hari atau baru redah ya sekitar pukul 03.00 WIB," tutur Hj Suma'i, anggota dewan tiga periode dari PDI Perjuangan.

Rumah Bu Suma'i sendiri hanya berjarak sekitar 1,5 kilo meter dari TKP itu atau di Dusun Bandar Angin, Desa Sumberjo, Kecamatan Pagak.

Itu seperti jadi langganan bencana setiap kali terjadi hujan seharian, karena sebelum tahun baru juga telah terjadi bencana serupa.

"Tadi pagi, itu sudah bisa dilewati karena ada Buldozer yang dikerahkan untuk membersihkan luberan tanah longsor yang ke jalan itu," tuturnya.

Sementara, Ir H Kholiq MAP, wakil ketua dewan, yang rumahnya berjarak sekitar 4 kilo meter dari Gunung Geger itu, menuturkan, tak ada korban jiwa atau materi.

Cuma, lanjut dia, kejadian itu seperti kejadian sebelumnya, Kamis (28/11/2024) siang dulu. Yakni, saat hujan deras beberapa hari, tebing Gunung Geger, longsor dengan membawa bebatuan dan sejumlah pohon jati, ikut ambruk.

Akibatnya, akses jalan yang menuju ke sejumlah pantai, tersendat. Seperti wisata ke pantai Kondang Merak, Pantai Banyu Meneng, Pantai Ngliyep, Pantai Pasir Panjang, dan Pantai Modangan, yang ada fasilitas paralayang itu.

"Malam itu, ada pohon Jati yang ambruk itu melintang ke tengah jalan, bahkan menutup jalan tersebut," tutur anggota dewan tiga periode dari PKB itu.

Dampaknya, lanjut ketua DPC PKB ini, arus lalu lintasnya terganggu karena semua kendaraan, baik dari arah Kecamatan Pagak, maupun yang dari arah Kecamatan Kepanjen, tak bisa melintas.

Itu terhalang batang pohon jati yang roboh dan menutup jalan, sehingga semalaman itu tak ada kendaraan yang melintas.

Kecuali, untuk pengendara sepeda motor yang nekat atau rumahnya di dekat TKP itu.

Mereka nekat melintas, dengan cara menerobos di kolong batang kayu yang melintang itu.

Caranya, dengan bantuan banyak warga yang bersiaga di TKP, sepeda motor itu diberosotkan lewat bawah pohon yang roboh itu.

"Tadi pagi saat saya berangkat ke kantor dewan (di Kecamatan Kepanjen), sudah bisa dilewati meski bergantian, terutama truk dan bus yang membawa tombongan wisatawan yang akan ke pantai."

"Sebab, jalannya masih licin karena lumpur yang meluber ke jalan itu, belum semua dibersihkan."

"Kami mengimbau meski bisa dilewati, namun para pengendara tetap harus waspada dan berhati-hati," pungkasnya.









SUMBERhttps://suryamalang.tribunnews.com/2025/01/15/pohon-jati-di-gunung-geger-kabupaten-malang-ambruk-bikin-jalan-ke-arah-wisata-pantai-tersendat?page=2


Pohon Jati di Gunung Geger Kabupaten Malang Ambruk Bikin Jalan ke Arah Wisata Pantai Tersendat Pohon Jati di Gunung Geger Kabupaten Malang Ambruk Bikin Jalan ke Arah Wisata Pantai Tersendat Reviewed by wongpasar grosir on January 16, 2025 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.