Wanita Dicerai usai 3 Hari Lahirkan Bayi Kembar yang Meninggal, Murka Tahu Faktanya 1 Tahun Kemudian
TRIBUNJATIM.COM - Seorang wanita harus menghadapi musibah bertubi-tubi.
Setelah melahirkan bayi kembar yang meninggal dunia, wanita itu malah harus menjanda.
Si wanita dicerai setelah tiga hari melahirkan.
Namun fakta mengejutkan terungkap 1 tahun kemudian.
Wanita itu bernama Nona Chan.
Dikutip dari Sanook.com, Kamis (7/12/2023) via TribunMedan, wanita ini memiliki suami yang akrab disapa Tuan Min.
Kehidupan pernikahan mereka baik dan bahagia selama 8 tahun.
Orang tua Nona Chan juga sangat menyayangi menantunya, Tuan Min dan memperlakukannya seperti putra kandung.
Mereka juga selalu memberi nasehat dan membantu ketika ada masalah.
Kadang-kadang Tuan Min bercanda menyebut bahwa mertuanya lebih menyayanginya daripada sang istri.
Di awal pernikahannya, pasangan ini tidak terburu-buru untuk memiliki anak.
KUNJUNGI JUGA :
- Panci listrik serbaguna Elektrik Cooker Multifungsi Panci Kukus Elektrik
- Free Dus Packaging Pet Opeadia 17 Inch Big Tas Kucing Astrounot Travel Bag Nyaman dan Cat
- PREMIUM Timbangan Digital 10kg Premium Kitchen Scale High Quality seharga Rp55.000 - Rp67.000
- BEDCOVER LADY ROSE 180 X 200 {sprei rumbai} seharga Rp395.000.
Hal ini lantaran mereka sepakat untuk fokus dengan karier dan meningkatkan perekonomian rumah tangga mereka.
Namun seiring berjalannya waktu, kedua orang tua mereka mulai mendesak soal anak.
Setelah mempertimbangkan banyak aspek, termasuk masalah kesehatan Nona Chan, mereka memutuskan untuk memiliki anak melalui program bayi tabung.
Program tersebut berhasil dan Nona Chan mengandung anak kembar, satu anak laki-laki dan satu anak perempuan.
Pada saat Nona Chan hamil, Tuan Min merawatnya dengan penuh perhatian.
Hingga tiba-tiba Nona Chan merasakan sakit di perutnya dan melahirkan.
Keluarga membawa Nona Chan ke rumah sakit dan menunggu dengan cemas di luar ruang gawat darurat.
Saat wanita itu terbangun, hal pertama yang dia tanyakan adalah si kembar yang baru lahir.
Namun Tuan Min mengelak dan menyuruh istrinya beristirahat dengan tenang.
Selama tiga hari berturut-turut, Nona Chan bersikeras menanyakan tentang anak kembarnya.
Akhirnya Tuan Min terpaksa memberitahu bahwa anak kembar mereka telah meninggal karena kelahiran prematur.
Nona Chan mendengar ini tertekan dan hampir kehilangan kesadaran.
Wanita itu terus menyalahkan dirinya sendiri.
Tak disangka, setelah itu, dia kembali menghadapi masalah baru yang mengejutkan.
Suaminya yang telah bersamanya selama 8 tahun, tiba-tiba datang kembali dan meminta cerai.
Tanpa mengajukan tuntutan apa pun, wanita itu menyetujui untuk menandatangani surat cerai yang diajukan suaminya.
Nona Chan tak memiliki tenaga untuk menanyakan alasan sang suami mengajukan gugatan cerai kepadanya.
Setelah itu, Tuan Min pindah dari rumah dan meninggalkan Nona Chan seorang diri.
Adapun Nona Chan yang masih belum bisa memulihkan kondisi mental normalnya, setiap hari dia mengunci diri di dalam rumah
Dia tenggelam dalam kesakitan karena kehilangan anaknya dan cerai dengan suaminya.
"Saya tidak mengerti mengapa hal ini terjadi," ungkap Nona Chan.
Hingga satu tahun kemudian, dia menerima pesan dari kakak perempuannya bahwa salah satu anaknya mungkin masih hidup.
"Aku kaget saat mendengar kabar tersebut. Segera menemui ibuku dan ke rumah sakit untuk mencari tahu kebenarannya," ucap Nona Chan.
Salah satu petugas rumah sakit memberitahu putranya meninggal segera setelah lahir, namun anak perempuannya selamat.
Nona Chan terkejut ketika mengetahui kebenaran ini.
"Saat itu saya tidak menyangka anak perempuanku masih hidup. Mereka mengatakan suamiku mengetahui soal bayi perempuanku yang selamat," ucap Nona Chan.
"Say bingung dengan tindakan mantan suamiku, karena dia satu-satunya yang mengetahui hal ini dengan baik sejak awal."
"Namun dia sengaja berbohong kepada semua orang bahwa anak kembar kami telah meninggal."
Nona Chan menduga mantan suaminya memanfaatkan kesempatan orang tuanya yang khawatir terhadap putri mereka.
Sehingga dia diam-diam membawa bayi perempuan itu pulang.
Nona Chan bergegas ke rumah mantan suaminya karena ingin melihat putri yang dia pikir telah meninggal.
Namun dia tidak dapat bertemu putrinya seperti yang dia harapkan.
Dia hanya bisa berdiri dan menangis sedih di depan pintu rumah
"Jadi saya meminta bantuan kepada wartawan untuk menekan mantan suamiku membawa kasus ini ke kantor polisi," ungkap Nona Chan.
Akhirnya Tuan Min bersedia bertemu dengan mantan istrinya.
Begitu mereka bertemu, Nona Chan langsung menampar wajah mantan suaminya.
Ibu Tuan Min muncul dan mengusir mantan menantunya dari rumah.
Lebih lanjut, ibu Tuan Min mengatakan putranya sudah punya istri baru dan satu anak lagi.
Mendengar itu, Nona Chan sangat terkejut.
"Aku terkejut mendengarnya, kami baru saja bercerai selama satu tahun lebih namun dia telah menikah lagi dan sudah memiliki anak," ujar Nona Chan.
Lalu wanita yang diduga istri baru Tuan Min muncul dengan perut besar yang menunjukkan bukti kehamilannya.
Melihat itu, Nona Chan mendapat jawaban penyebab perceraiannya di masa lalu.
"Wanita itu adalah pegawai toko sekaligus mantan kekasihnya di masa lalu. Mungkin keduanya diam-diam sudah menjalin hubungan cukup lama dan itu alasannya menceraikanku," lanjutnya.
Tetapi Nona Chan mengabaikan rasa sakit hatinya dengan kebenaran tersebut.
Dia hanya meminta agar Tuan Min mengizinkannya untuk bertemu dengan putri mereka.
Tuan Min kemudian mengizinkan mantan istrinya untuk bertemu putrinya.
Nona Chan buru-buru mengangkat anak itu dan mendekapnya erat-erat di dadanya dan masih bertanya pada mantan suaminya.
“Kamu dan dia tinggal bersama sebelum kita bercerai, kan?” tanya Nona Chan.
Namun pria itu tidak berani mengakuinya. Pada akhirnya Nona Chan memutuskan untuk menuntut hak asuh anak dan meminta mantan suaminya membayar tunjangan anak.
Sebelumnya juga viral seorang istri kepergok selingkuh dengan tetangga.
Wanita ini selalu beralasan kerja lembur dan pulang larut malam.
Dilansir Eva.vn pada 27 November 2023, baru-baru ini, sebuah klip tersebar di jejaring sosial China, di mana seorang pria menemukan bahwa istrinya selalu pulang larut malam, dan setiap kali istrinya mengatakan dia bekerja lembur.
Kemudian sang suami menelpon pihak perusahaan, pihak perusahaan mengatakan bahwa karyawannya tidak perlu kerja lembur, barulah sang suami curiga ada yang tidak beres dengan istrinya.
Kemudian laki-laki itu memperhatikan istrinya dan mengikutinya keluar.
Benar saja, dia melihat istrinya pergi ke rumah tetangga, dan tetangga tersebut adalah seorang laki-laki yang masih lajang.
Karena cemas, sang suami bergegas masuk ke rumah tetangganya dan menemukan istrinya terbaring di tempat tidur dalam keadaan telanjang.
Yang membuat penonton semakin geram adalah sikap pasangan selingkuh tersebut.
Tetangga itu pun menunjuk ke arah sang suami dan berkata: “Ini rumah saya, mengapa kamu datang ke rumah saya?”
Laki-laki itu berkata : "Ini istriku. Katamu untuk apa aku datang? Tentu saja aku datang untuk menjemput istriku pulang."
Tetangganya berkata: "Keluar dari sini dulu, ini rumahku."
Saat itu, laki-laki tersebut menjadi gila dan menyeret istrinya keluar rumah sambil berteriak keras: “Boleh dijelaskan lagi?”
Sang istri tetap menegaskan bahwa dia tidak selingkuh, “Jangan salah paham. Saya datang ke sini untuk meminjam MSG.”
Beberapa saat setelah suami bertanya lagi, sang istri tetap diam dan tidak menjelaskan lagi, namun ketika suaminya bersikeras untuk menyeretnya kembali, sang istri
menarik tetangga tersebut dan menolak melepaskannya, meminta tetangga tersebut untuk tinggal bersamanya.
"Kamu bilang kamu akan melindungiku. Sekarang aku tidak ingin kembali ke suamiku. Tolong jaga aku," kata sang istri kepada selingkuhannya.
Ketika sang suami melihat istrinya bertingkah seperti itu, dia semakin marah sehingga dia meninggalkan rumah.
Setelah itu, ia langsung mengajukan gugatan cerai, dan video tersebut menjadi bukti istrinya selingkuh.
Yang lebih keterlaluan lagi, wanita tersebut dan tetangganya percaya bahwa suaminya secara ilegal memasuki rumah mereka pada tengah malam, dan mengancam serta memukuli wanita tersebut.
No comments: