SURYAMALANG.COM, MALANG - Tempat penggilingan daging ramai saat momen Idul Adha. Pemilik penggilingan Arema di Pasar Besar Malang (PBM), Lutfi bisa menggiling daging mencapai 1,5 kuintal per hari.
Pria yang akrab disapa Abah Lutfi hanya menerima penggilingan daging antara 10 kilogram (Kg) sampai 15 Kg per hari pada hari biasa.
Kalau hari biasa, Lutfi bisa mendapat uang sebesar Rp 500.000 per hari.
"Kalau sekarang bisa mendapat omset sampai Rp 3 juta per hari. Kondisi seperti ini biasanya berlangsung sampai seminggu," ungkap Lutfi kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (30/6).
Lutfi mematok tarif jasa penggilingan daging seharga Rp 15.000/Kg untuk pelanggan biasa. Kalau sesama pedagang, Lutfi mematok harga Rp 10.000/Kg.
"Kalau orang rumahan kan tidak setiap hari selep di sini. Jadi, harganya berbeda dengan langganan biasanya," ungkap Lutfi.
Setiap hari selepan Arema milik Lutfi buka mulai pukul 05.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Khusus pada momen Idul Adha ini, Lutfi buka sampai malam hari.
Dua pekerja membantu penggilingan tersebut. Pelanggan harus antre untuk dapat layanan di kios milik Lutfi.
Pelanggan, Lia Safira mengaku sering menggiling daging di tempat penggilingan daging ini. Lia tidak masalah antre lama.
Lia merasa cocok dengan campuran bumbu di tempat penggilingan daging milik Lutfi. "Sekarang saya membawa 1 Kg daging sapi. Saya selalu menggiling di sini setiap tahun," kata Lia.
Wanita asal Madyopuro ini pernah mencoba menggiling daging di tempat lain. Tapi, Lia tidak cocok dengan campuran bumbunya."Akhirnya saya kembali ke tempat ini," terangnya.
No comments: