Satreskoba Polresta Sidoarjo Ungkap Pemberantasan Narkoba Amankan 180 Tersangka


 Sidoarjo (beritajatim.com) – Polresta Sidoarjo terus memasifkan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Hasilnya, selama periode Agustus sampai dengan Oktober 2026, jajaran Satresnarkoba Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap sebanyak 147 kasus dengan mengamankan 180 tersangka.

Capaian tersebut disampaikan Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra dalam konferensi pers hasil pengungkapan tindak pidana narkoba di Mapolresta Sidoarjo, Kamis (5/11/2026).

Dari 180 tersangka yang diamankan, terdiri atas 174 laki-laki dan enam perempuan. Sementara barang bukti yang berhasil disita meliputi narkotika jenis sabu seberat 1.765,13 gram, ganja 4,41 gram, ekstasi sebanyak 2.089 butir, serta 30.486 butir pil LL.

Gabung Shopee Affilate

AKBP Bobby A. Condroputra menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polresta Sidoarjo dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkotika.

“Dari hasil pengungkapan selama tiga bulan tersebut, Polresta Sidoarjo memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 20.000 jiwa. Sementara nilai ekonomis keseluruhan barang bukti narkoba yang berhasil diamankan mencapai kurang lebih Rp 35 miliar,” ujarnya.

Disebutkan AKBP Bobby A. Condroputra, lima kasus menonjol hasil pengungkapan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo. Salah satunya, penangkapan tersangka YSF (39), seorang petani asal Kecamatan Sedati. Tersangka diamankan pada 17 Agustus 2026 di sebuah gubuk tambak di Desa Damarsi, Kecamatan Buduran. Dari tangan tersangka, polisi menyita sabu seberat 89,69 gram.

Tersangka diketahui berperan sebagai kurir yang mendapatkan sabu dari seseorang berinisial A yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Modus penjualannya dilakukan dengan sistem ranjau, dengan imbalan Rp300 ribu setiap berhasil menjual lima gram sabu.

Kasus menonjol lainnya melibatkan tersangka LSA (32), yang ditangkap di pinggir jalan Desa Geluran, Kecamatan Taman, pada 17 Agustus 2026. Polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 61,9 gram dan 995 butir ekstasi.

Selanjutnya, tersangka RE (32) diamankan di sebuah rumah di Perumahan Mutiara Citra Asri, Desa Sumorame, Kecamatan Candi, pada 2 September 2026. Dari tersangka, polisi menyita sabu seberat 179,91 gram beserta timbangan elektrik dan sejumlah perlengkapan lainnya.

“Dan tersangka lainnya yakni SDM (35) ditangkap di rumahnya di Desa Betro, Kecamatan Sedati, pada 26 Oktober 2026. Barang bukti yang diamankan berupa sabu seberat 76,82 gram dan 1.075 butir obat keras jenis Hexyme,” urainya.

Masih kata Kapolres Sidoarjo, pengungkapan juga dilakukan terhadap AB (36), seorang sopir ekspedisi asal Kecamatan Taman. Tersangka ditangkap pada 28 Oktober 2026 di rumahnya dengan barang bukti sabu seberat 43,64 gram.

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka tersebut diduga menjalankan peran sebagai kurir yang mengedarkan narkoba atas perintah bandar atau pemasok yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan sejumlah modus transaksi, mulai dari sistem ranjau dengan meletakkan narkoba di lokasi tertentu untuk diambil pembeli, transaksi secara langsung atau cash on delivery (COD), hingga memanfaatkan orang lain sebagai kurir untuk mengantarkan barang kepada pembeli.

Polresta Sidoarjo juga memetakan lima wilayah yang menjadi perhatian terkait kerawanan peredaran narkotika, yakni Kecamatan Taman, Gedangan, Krian, Tulangan, dan Waru.

Kapolresta Sidoarjo menegaskan, pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap para pelaku, tetapi juga dengan mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat maupun lingkungan sekolah.

“Polresta Sidoarjo juga akan terus mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba. Masyarakat dapat menyampaikan informasi melalui media sosial atau melalui nomor hotline Polisi 110,” sampainya.

AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan komitmen Polresta Sidoarjo untuk terus memberantas peredaran narkoba pada semua wilayah hukumnya, dari kota sampai ke pelosok. (isa/ted)

SPREI KINTAKUN D'LUXE 180 X 200 TINGGI 25 NAYLA

SUMBER : 
https://beritajatim.com/satreskoba-polresta-sidoarjo-ungkap-pemberantasan-narkoba-amankan-180-tersangka

BEDCOVER LADY ROSE 160 X 200 SPREI FLAT TINGGI 30 EDELIN

Baca Juga : 

Satreskoba Polresta Sidoarjo Ungkap Pemberantasan Narkoba Amankan 180 Tersangka Satreskoba Polresta Sidoarjo Ungkap Pemberantasan Narkoba Amankan 180 Tersangka Reviewed by wongpasar grosir on November 05, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.