Nasi Serpang Madura Bu Al di Ampel Surabaya, Resep Turun-Temurun yang Diburu Sejak Pagi

 

Surabaya (beritajatim.com) — Aroma rempah dan lauk hasil laut menggoda sejak pagi di kawasan Kali Mati, Ampel, Surabaya Utara.

Di antara deretan lapak kaki lima, Nasi Serpang Bu Al menjadi salah satu menu sarapan yang tak pernah sepi pembeli.

Lokasinya berada tepat di depan Depot Sop Buntut Ganefo. Lapak sederhana milik Bu Al tersebut mulai didatangi pembeli sejak pagi untuk menikmati nasi campur khas Madura dengan pilihan lauk yang melimpah.

Perpaduan lauk hasil laut, daging dan racikan rempah khas Bangkalan menjadi daya tarik utama. Satu porsi Nasi Serpang disajikan dengan nasi hangat serta aneka lauk, mulai dari kerang masak merah, udang goreng, tongkol bumbu habang, dendeng sapi, tahu bumbu Bali hingga telur rebus.

Tak berhenti di situ, pembeli juga bisa menikmati rempeyek kacang dan kerupuk rambak atau rambak udang. Ada pula menu nasi jagung komplit dengan sambal terong, teri hingga ikan asin yang menjadi pilihan lain di lapak tersebut.

Sajian itu semakin lengkap dengan siraman kuah santan kental yang gurih serta sambal terasi bercita rasa pedas manis.

Gabung Shopee Affilate

Resep Warisan Nenek dari Bangkalan

Di balik cita rasa Nasi Serpang Bu Al, terdapat resep keluarga yang sudah diwariskan secara turun-temurun.

Bu Al, pemilik sekaligus pengelola lapak, mengatakan resep tersebut berasal dari neneknya di Desa Serpang, Bangkalan, Madura. Seluruh bumbu rempah diracik sendiri tanpa menggunakan bumbu jadi.

“Resep ini asli dari nenek di Bangkalan. Semua bumbu rempah kami racik sendiri, tidak ada yang beli bumbu jadi. Olahan kerang dan udangnya juga harus segar, kalau tidak segar rasanya beda dan cepat basi,” ujar Bu Al saat ditemui di sela-sela melayani pembeli, Senin (28/9/2026).

Bu Al telah berjualan di lokasi tersebut selama lebih dari 10 tahun. Menurutnya, salah satu karakter Nasi Serpang terletak pada pengolahan lauk yang menggunakan kuah santan kental dengan cita rasa rempah yang kuat.

Kuah tersebut meresap ke lauk seperti telur dan tongkol sehingga menghasilkan rasa gurih dan kaya rempah.

“Banyak pembeli bilang suka karena pilihan lauknya lengkap. Ada daging, ada hasil lautnya juga. Paling favorit biasanya kerang bumbu merah sama rempeyek renyahnya,” tambahnya.

Buka Pukul 06.00 WIB, Kerap Ludes Sebelum Siang

Lapak Nasi Serpang Bu Al mulai beroperasi sekitar pukul 06.00 WIB. Pembeli biasanya sudah berdatangan sejak pagi untuk memilih lauk sesuai selera.

Dalam sehari, dagangan tersebut kerap habis sebelum memasuki jam makan siang. Harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau, mulai Rp10.000 hingga Rp25.000 per porsi, tergantung pilihan lauk tambahan.

Tak hanya warga sekitar, pelanggan datang dari kawasan lain di Surabaya. Salah satunya Ardian, warga Gunungsari, yang mengaku rutin mampir bersama keluarganya saat akhir pekan.

Ia juga datang pada hari biasa ketika sedang rindu dengan nasi jagung komplit maupun Nasi Serpang Bu Al, termasuk bihun manis yang menurutnya menjadi salah satu ciri khas di tempat tersebut.

“Rasa rempahnya berani dan gurihnya pas. Tongkolnya tidak amis sama sekali, ditambah sambalnya mantap. Kalau ke daerah sini pasti menyempatkan sarapan Nasi Serpang dulu,” ungkap Ardian.

Keberadaan Nasi Serpang Bu Al menunjukkan bagaimana kuliner sederhana di kawasan Ampel tetap memiliki daya tarik tersendiri. Resep keluarga, pilihan lauk yang beragam dan cita rasa rempah Madura menjadi kombinasi yang membuat pelanggan kembali datang.

Bagi pemburu kuliner yang sedang berada di kawasan Kali Mati, Surabaya Utara, Nasi Serpang Bu Al bisa menjadi salah satu pilihan sarapan untuk mencicipi sajian khas Madura dengan harga yang relatif ramah di kantong. (way/ted)

Nasi Serpang Madura Bu Al di Ampel Surabaya, Resep Turun-Temurun yang Diburu Sejak Pagi Nasi Serpang Madura Bu Al di Ampel Surabaya, Resep Turun-Temurun yang Diburu Sejak Pagi Reviewed by wongpasar grosir on September 29, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.