Sumenep (beritajatim.com) – Direktorat Pembangunan Indonesia Barat, Bappenas memilih Pulau Kangean Kabupaten Sumenep menjadi salah satu lokasi kajian penyusunan kebijakan inovatif pengembangan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.
Kajian tersebut dilakukan untuk menggali berbagai kebutuhan masyarakat, sekaligus merumuskan model pembangunan kepulauan yang sesuai dengan karakteristik wilayah.
Sumenep termasuk satu dari empat kabupaten yang terpilih, selain Kabupaten Natuna, Kota Sabang, serta Kepulauan Seribu.
![]() |
| Gabung Shopee Affilate |
Ketua Tim Program Penyusunan Kebijakan Inovatif Pengembangan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Bappenas, Aditya Widya Pradipta mengatakan, pihaknya dalam kajian di Kabupaten Sumenep, khususnya Pulau Kangean, ada beberapa yang menjadi fokus pendalaman. Di antaranya transformasi ekonomi, infrastruktur dan konektivitas, serta ketahanan pangan, air, dan energi.
Selain itu, dua dimensi pendukung lainnya yang menjadi perhatian, yakni lingkungan hidup serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
“Harapannya setelah kunjungan ini, bisa tergambar secara menyeluruh kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kabupaten Sumenep,” katanya, Sabtu (05/09/2026).
Ia menjelaskan, Pulau Kangean dipilih sebagai lokasi kajian karena dinilai bisa mewakili tipologi kepulauan bagian tengah Indonesia, sehingga karakteristiknya menjadi salah satu pertimbangan dalam melihat pola pembangunan wilayah kepulauan secara luas.
“Selain itu, kajian juga mengacu pada kinerja pembangunan kepulauan melalui Indeks Pembangunan Pulau-Pulau Kecil yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” paparnya.
Ia menyatakan, tim sudah menangkap berbagai fenomena dari hasil lapangan dan targetnya bisa menemukan standar dan model pembangunan kepulauan untuk ‘quick wins program’.
Hasil kajian lapangan kemudian dilanjutkan dengan penyusunan standar dan model pembangunan kepulauan, termasuk merumuskan sejumlah quick wins atau program prioritas yang bisa diterapkan di Pulau Kangean dan wilayah pesisir Kabupaten Sumenep.
“Hasil kajian ini sebagai bahan utama dalam penyusunan kebijakan inovatif yang diharapkan, mampu menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil,” tuturnya.
Pihaknya menargetkan bisa merampungkan penyusunan kebijakan pada akhir Desember 2026, sehingga hasil kajian bisa didiseminasikan pada pertengahan Desember sebagai bahan tindak lanjut untuk pelaksanaan program pada tahun berikutnya.
“Yang jelas, tim dalam prosesnya berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat hasil kajian, sekaligus menghasilkan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, serta ketahanan hidup masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Sumenep,” pungkasnya. (tem/kun)
| SPREI AKIKO 120 X 200 NIGHT PUZZEL |
SUMBER : https://beritajatim.com/bappenas-turun-ke-kangean-cari-model-pembangunan-yang-cocok-untuk-pulau-kecil
| SPREI AKIKO 200 X 200 PARADISE Baca Juga : |

No comments: