Jakarta (beritajatim.com) – Kesempatan emas bagi para tenaga medis profesional di seluruh Indonesia untuk mengabdi di Tanah Suci resmi dibuka. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI secara resmi membuka pendaftaran Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kesehatan Kloter dan PPIH Kesehatan Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M mulai Kamis (20/8/2026).
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa proses penjaringan ini dirancang ketat guna menjaring petugas yang profesional, berintegritas, serta tangguh di lapangan.
Pemerintah menggaransi bahwa seluruh tahapan rekrutmen petugas haji bidang kesehatan ini berlangsung secara transparan, bebas gratifikasi, dan tidak dipungut biaya sepeser pun.
“Melalui seleksi ini, kami ingin mendapatkan petugas yang siap secara kompetensi, kesehatan, integritas, dan kemampuan bekerja di lapangan,” ujar Puji Raharjo.
Formasi yang ditawarkan mencakup posisi dokter spesialis, dokter umum, dan perawat untuk PPIH Kloter.
Sementara untuk PPIH Kesehatan Arab Saudi dan layanan bandara meliputi apoteker, elektromedis, ahli laboratorium, radiografer, sanitarian, hingga tenaga rehabilitasi medik.
Plt. Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr. Dani Pramudya, membeberkan batasan usia pendaftar yakni 25 hingga 57 tahun untuk kloter, serta 27 hingga 55 tahun untuk petugas sektor dan klinik.
Selain itu, seluruh pelamar diwajibkan memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun, Surat Tanda Registrasi (STR), Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku, serta sertifikat kegawatdaruratan bagi dokter dan perawat.
Proses pendaftaran dilakukan secara mandiri mulai 20 hingga 26 Agustus 2026 melalui unggah dokumen persyaratan. Link pendaftarannya hanya di https://petugas.haji.go.id/ atau KLIK DI SINI. Untuk informasi lengkapnya terkait persyaratan bisa diakses di akun Instagram resmi Kemenhaj RI @kemenhaj.ri.
Para peserta yang lolos verifikasi administrasi dijadwalkan mengikuti tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) pada 31 Agustus 2026, disusul Medical Check Up (MCU) pada awal September 2026 sebelum hasil akhir diumumkan pada 15 September 2026 mendatang. [ian/mch]

No comments: