Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak lima jenazah korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Senin (3/8/2026) pagi. Seluruh jenazah selanjutnya menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk memastikan identitas sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Kebakaran kapal terjadi saat KMP Mutiara Sentosa 2 berlayar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura. Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengumumkan secara resmi jumlah keseluruhan penumpang maupun korban dalam insiden tersebut.
Suasana duka menyelimuti ruang kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Jawa Timur. Sejak pagi, keluarga korban mulai berdatangan untuk mencari kepastian mengenai anggota keluarga mereka yang menjadi penumpang kapal.
Salah seorang keluarga korban, Sri Rahayu, warga Kabupaten Tulungagung, datang bersama suaminya sambil membawa foto adiknya, Sari Sukoco (39), yang bekerja sebagai sopir truk pengangkut logistik dan berada di dalam kapal saat kejadian.
“Kami mendapat kabar dari bagian tiket bahwa adik kami sudah tiada, dan diminta menunggu informasi di sini,” ujar Sri sambil menahan tangis.
Sri menceritakan adiknya belum menikah dan dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab serta memiliki kepedulian tinggi terhadap keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur maupun kepolisian belum merilis hasil identifikasi maupun daftar nama korban yang telah dipastikan identitasnya. Tim DVI masih melakukan pencocokan data antemortem dan postmortem untuk memastikan identitas setiap jenazah sebelum diserahkan kepada keluarga.
Proses identifikasi tersebut dilakukan sesuai prosedur guna memastikan setiap korban dapat dikenali secara akurat, sehingga menghindari kesalahan dalam penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Sementara itu, perkembangan data korban dan hasil identifikasi masih menunggu pengumuman resmi dari pihak berwenang. [uci/beq]
No comments: