DPRD Surabaya Minta Pengawasan Proyek Saluran Diperketat, Jangan Tunggu Warga Jadi Korban

 

Surabaya (beritajatim.com) – Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya, Alif Iman Waluyo, meminta pengawasan terhadap proyek pelebaran saluran air dan gorong-gorong diperketat setelah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Kedungmangu Timur dan Tenggumung Wetan.

Dalam sidak tersebut, Eri menemukan pengaspalan jalan pascapengerjaan saluran terlambat hingga membuat permukaan jalan tidak rata dan membahayakan pengguna jalan.

“Kalau pengawas kontraktornya tidak becus atau tidak kompeten, sudah diberikan peringatan sampai empat atau lima kali tetapi tidak ada aksi, ini harus menjadi pecutan. Pak Wali sampai turun sendiri, artinya ada persoalan kepedulian kontraktor terhadap pengerjaannya,” kata Alif di DPRD Surabaya, Jum’at (28/8/2026).

Gabung Shopee Affilate

Legislator Gerindra ini mengatakan pemerintah kota tidak seharusnya menunggu munculnya korban atau keluhan berulang untuk memastikan pekerjaan kontraktor berjalan sesuai ketentuan. Dia juga meminta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) memastikan pengawas proyek benar-benar bekerja di lapangan.

Menurut Alif, pengerjaan proyek harus memperhitungkan dampak langsung terhadap masyarakat sejak awal. Jalan yang belum kembali mulus, debu, maupun kondisi pekerjaan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan harus dicegah sebelum menimbulkan persoalan.

“Kontraktor harus punya kesadaran untuk segera menyelesaikan pekerjaan dan tidak memberikan efek negatif kepada masyarakat. Jangan sampai ada kecelakaan atau dampak lain baru kemudian ditindaklanjuti,” ujar politisi muda ini.

Alif menyebut respons Wali Kota Eri Cahyadi yang langsung mendatangi lokasi setelah menerima keluhan warga melalui hotline menjadi contoh bahwa laporan masyarakat perlu ditindaklanjuti secara cepat. Namun, respons tersebut juga harus diikuti sistem pengawasan yang mampu mencegah persoalan serupa berulang.

“Sebelum ada kejadian seperti itu, harus kita tangani terlebih dahulu. Langkah Pak Wali kemarin saya sangat apresiasi karena beliau sangat cepat tanggap terhadap aduan-aduan yang ada di masyarakat,” tegasnya.

Dia meminta kontraktor dan pengawas tidak hanya mengejar penyelesaian fisik proyek, tetapi juga memastikan setiap tahapan pekerjaan aman bagi masyarakat. Menurut Alif, proyek infrastruktur harus memberikan manfaat tanpa menciptakan persoalan baru selama proses pengerjaan.

“Pekerjaan infrastruktur memang untuk kepentingan masyarakat, tetapi prosesnya juga harus melindungi masyarakat. Jangan sampai proyek yang tujuannya mengurangi masalah justru menimbulkan masalah baru,” pungkas Alif. [asg/but]

BEDCOVER AKIKO 180 X 200 SPREI FLAT BRANDON




DPRD Surabaya Minta Pengawasan Proyek Saluran Diperketat, Jangan Tunggu Warga Jadi Korban DPRD Surabaya Minta Pengawasan Proyek Saluran Diperketat, Jangan Tunggu Warga Jadi Korban Reviewed by wongpasar grosir on August 29, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.