Kapal Nelayan Tuban Tabrak Tower Pertamina di Bangkalan, 19 Orang Selamat Meski Lampu Navigasi Mati


 Bangkalan (beritajatim.com) – Sebanyak 19 nelayan asal Tuban dilaporkan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi menabrak tower milik Pertamina di perbatasan perairan Gresik–Bangkalan pada Kamis (12/2/2026) dini hari. Insiden yang memicu tenggelamnya kapal tersebut terjadi di Perairan Banyusangkah, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, saat para nelayan sedang dalam perjalanan melaut.

Kapal nahas tersebut berangkat dari Tuban pada Rabu (11/2/2026) malam sebelum akhirnya menghantam bangunan industri di tengah laut akibat jarak pandang yang terbatas. Benturan keras dengan struktur tower mengakibatkan kerusakan fatal pada lambung kapal hingga menyebabkan seluruh awak kapal harus menyelamatkan diri di tengah laut.

Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan, M Zainul Qomar, mengungkapkan bahwa matinya lampu rambu pada tower menjadi faktor krusial penyebab kecelakaan. Dalam standar keselamatan pelayaran, bangunan di area perairan industri wajib dilengkapi dengan penerangan sebagai tanda peringatan bagi kapal yang melintas.

“Biasanya ada lampu merah sebagai penanda agar kapal tidak mendekat. Saat kejadian lampu itu mati sehingga nelayan tidak bisa melihat keberadaan tower,” ujar Zainul Qomar pada Kamis (12/2/2026).

Ketiadaan sistem navigasi visual tersebut diperparah dengan kondisi cuaca di lokasi kejadian. Angin kencang dan ombak besar diduga membuat kapal tidak stabil dan sulit dikendalikan saat mendekati struktur tower yang gelap tanpa penerangan.

Sembilan belas nelayan tersebut sempat terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya ditemukan oleh nelayan lokal yang baru akan berangkat melaut. Proses evakuasi berjalan lancar berkat kesigapan warga setempat yang langsung memberikan pertolongan pertama kepada para korban.

Pihak BPBD Bangkalan memastikan seluruh awak kapal dalam keadaan sehat tanpa luka serius meskipun mengalami trauma pasca-insiden. Saat ini, otoritas terkait tengah melakukan koordinasi lintas daerah untuk memulangkan para nelayan ke daerah asal mereka di Kabupaten Tuban.

“Alhamdulillah semuanya selamat dan dalam kondisi sehat. Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Tuban untuk pemulangan,” tambah Zainul.

Insiden ini memicu desakan dari berbagai pihak agar perusahaan pemilik aset di tengah laut lebih disiplin dalam merawat sistem navigasi dan lampu peringatan. Hal ini penting demi menjamin keselamatan para pelayan dan mencegah terjadinya kecelakaan serupa yang melibatkan struktur bangunan industri di wilayah perairan Jawa Timur. [sar/ian]








SUMBERhttps://beritajatim.com/kapal-nelayan-tuban-tabrak-tower-pertamina-di-bangkalan-19-orang-selamat-meski-lampu-navigasi-mati

Kapal Nelayan Tuban Tabrak Tower Pertamina di Bangkalan, 19 Orang Selamat Meski Lampu Navigasi Mati Kapal Nelayan Tuban Tabrak Tower Pertamina di Bangkalan, 19 Orang Selamat Meski Lampu Navigasi Mati Reviewed by wongpasar grosir on February 13, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.