TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Suasana jam masuk kantor di Pemkab Malang yang ada di jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, Jumat (1/12/2023) pagi, digemparkan dengan kejadian dugaan penganiyaan yang menimpa seorang pejabat di kantor itu, F.
F diduga diserang oleh seorang pria, yang tak mengenakan seragam pegawai ASN yang berlaku saat itu.
Itu diketahui beberapa pegawai karena kejadiannya berlangsung di tempat terbuka, yakni di parkiran belakang kantor bupati.
Saat turun dari mobil dinasnya, Toyota Rush, didatangi pria sebayanya atau sekitar 50-an tahun.
"Kejadiannya begitu cepat. Pria itu langsung bak bik buk, dengan mengarahkan pukulan ke arah wajahnya (F)," ujar pegawai honorer yang mengaku kebetulan melintas di TKP itu.
Namun, tak ada yang melerai meski para pegawai itu melihat pejabat yang diketahui mengantor di dekat parkiran itu diserang dengan tangan kosong oleh pria itu.
Sepintas mereka terlihat seperti duel namun banyak yang bilang kalau F tak melakukan jual beli pukulan meski diserang di wajahnya.
"Mungkin, ada masalah lain, di luar kedinasan," tuturnya.
Namun, beberapa menit usai ramai-ramai itu, para pegawai dibuat kaget karena tidak menyangka kalau pria yang menyerang F itu diketahui adalah suami S, yang juga pejabat.
Bahkan, jabatannya ibu berjilbab itu juga setara dengan korban F, termasuk eselonnya juga sama. Mereka dikenal cukup baik hubungannya.
KUNJUNGI JUGA :
- JUAL TAS SELIMUT IMPOR
- Steker Saklar Lampu On Off / Colokan Listrik On Off seharga Rp7.000.
- Alat Pijat Leher Terapi Mini Pad Mat Electric EMS Massager Recharging seharga Rp20.000 - Rp65.750.
- BARDI Smart PLUG WiFi Wireless Colokan - IoT Smart Home dengan harga Rp121.000.
- Stop Kontak Kabel 2/3/4/5 Lubang 3 Meter Stop Kontak Listrik dengan harga Rp14.999.
- Irigasi Tetes Botol Bottle Drip Alat Siram Tanaman Otomatis seharga Rp1.990.
Tiap hari mereka memarkir mobil dinasnya, Toyota Rush, di lokasi yang dipakai gegeran itu.
Sebab, kantor mereka itu bersebelahan, yakni sama-sama di lantai lima sehingga lewat lift yang sama. Mereka juga terlihat low profile karena nyetir sendiri atau tanpa sopir.
"Namun, kok bisa ada masalah seserius itu ya," ujarnya.
F dikonfirmasi mengaku tak ada apa-apa cuma salah paham biasa. Ditanya, apakah ada masalah sebelumnya, dengan suami S, sehingga tega menyerangnya, ia tak menjelaskan.
"Saya nggak apa-apa (sehat-sehat) saja. Itu hanya mis saja (miskomunikasi)," tuturnya.
Sementara, Nurcahyo, Plt Inspektorat mengatakan, itu sudah selesai karena keduanya sudah berdamai.
"Kalau masalah utamanya, kami kurang paham. Namun, sudah selesai," ujarnya.
Tak pelak, kabar kejadian itu dengan cepat sampai ke telinga Gubernur LIRA, M Zuhdy Ahmadi. Didik panggilannya, mengaku aneh dengan kejadian itu karena F itu dikenal cukup ramah.
"Kami berharap Inspektorat jangan setengah-setengah menyelesaikan masalah. Itu harus dituntaskan, biar tak menyimpan bara api dan berdampak buruk pada kinerja antardinas," pungkas Didik.
SUMBER : https://asset-2.tstatic.net/jatim/foto/bank/images/arti-mimpi-berkelahi-menurut-primbon-jawa.jpg
No comments: